Senin, 24 Februari 2014

Unsur intrinsik cerpen


TEMA

Ini adalah unsur paling utama yang harus ada pada sebuah cerita—yang dalam pembahasan ini cerpen. Tapi terkadang orang-orang banyak mengartikan kalau tema adalah judul. Judul cerita merupakan bagian dari tema. Tapi tema tidaklah harus sama dengan judul. Tema adalah ide pokok yang mendasari suatu cerita itu berdiri. Tema menjadi dasar pengembangan seluruh cerita, maka tema pun bersifat menjiwai seluruh bagian cerita itu. Tema mempunyai generalisasi yang umum, lebih luas dan abstrak.


JUDUL

Seperti halnya lagu, cerpen juga membutuhkan adanya judul. Karna judul merupakan bagian yang sangat penting dalam pengapresiasian karya tulis. Sebelum menilai isi keseluruhan suatu cerita, apresiator/pembaca akan menilai sebuah cerpen dari tampilan judulnya. Sehingga banyak penulis yang menggunakan judul yang unik untuk menarik perhatian pembacanya. Terkadang malah penulis membuat judul yang sepertinya sama sekali berbeda dengan tema dan isi cerita. Namun jika ditelaah lebih dalam, si penulis menyisipkan arti sebenarnya dalam judul. Mereka (penulis) juga sering menggunakan kiasan dan bahasa lain dalam menulis judul cerita untuk membuat cerpen mereka semakin menarik untuk dibaca. (jujur sampe sekarang gue paling bingung nentuin judul. Gue belum bisa bikin judul yang bener-bener catchy--menarik).


ISI CERITA

Isi cerita meliputi beberapa unsur, seperti:

Pengenalan tokoh/penokohan

Dalam membangun sebuah tokoh yang hidup, penulis memiliki beberapa cara untuk menggambarkan bagaimana sifat si tokoh cerita. Ada yang langsung menuliskan karakternya. Ada juga yang menggambarkan sifatnya dengan menyisipkan dialog dengan berbagai nada dan mimik, dan sebagainya. Biasanya penokohan terbagi atas tokoh antagonis dan protagonis serta tokoh pendukung lainnya diantara tokoh utama.


Alur

Sebuah cerpen menyajikan sebuah cerita kepada pembacanya. Alur cerita ialah peristiwa yang jalin-menjalin berdasar atas urutan atau hubungan tertentu. Sebuah rangkaian peristiwa dapat terjalin berdasar atas urutan waktu, urutan kejadian, atau hubungan sebab-akibat. Jalin-menjalinnya berbagai peristiwa, baik secara linear atau lurus maupun secara kausalitas, sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh, padu, dan bulat dalam suatu cerpen.

Plot ialah cerita yang berisi urutan kejadian, namun tiap kejadian itu hanya dihubungkan secara sebab-akibat, peristiwa yang disebabkan atau menyebabkan terjadinya peristiwa yang lain. Plot ialah peristiwa-peristiwa yang ditampilkan dalam cerita yang tidak bersifat sederhana, karena pengarang menyusun peristiwa-peristiwa itu berdasarkan kaitan sebab-akibat bahwa alur cerita ialah jalinan peristiwa yang melatari sebuah cerpen yang dihubungkan secara sebab-akibat.


Setting

Setting dalam cerpen meliputi latar tempat, waktu dan suasana. Penulis yang baik dan memiliki kreatifitas tinggi, akan mampu memberikan gambaran yang sesuai dengan apa yang ingin mereka sampaikan, dan mampu membawa pembaca masuk ke imaginasi yang disampaikan penulis dalam goresan tinta pada kertas meskipun seandaianya setting yang digambarkan penulis sama sekali tidak nyata dan tidak masuk akal.

Misalnya setting sebuah cerita
Tempat: lapangan
Waktu: siang hari/panas
Suasana: tegang

Paragrafnya:
          Jam menunjuk pukul satu. Matahari seperti biasa melaksanakan tugas beratnya dan tanpa malu bersinar terik hingga menyilaukan mata. Di lapangan ini masih terjadi perselisihan antara dua kubu tim yang saling menendangkan kakinya. Sudah ada beberapa anak digantikan, tapi suasana masih tegang. Penonton yang juga semakin ramai hanya bisa menepuk dan riuh menyoraki anak-anak yang berada di lapangan. Keringat mengucur deras dari atas tubuh para pemain yang masih terus berlari merebutkan bola. Tapi hingga detik ini kedudukan masih seimbang. Tidak ada satu tim pun yang mau mengalah atau pun mengubah angka nol yang masih bertengger di papan nilai.


Point of View/Sudut pandang

Untuk beberapa orang, sudut pandang mungkin menjadi salah satu unsur yang tidak begitu penting karna cerita akan tetap dapat dibaca lewat sudut pandang mana pun. Tapi bagi sebagian orang, mereka memerlukan sudut pandang yang pas untuk dapat lebih menikmati dan masuk ke dalam imaginasi penulis. Misalnya sebuah karya bertema harian (diary) yang akan lebih bagus ditulis dengan sudut pandang orang pertama sebagai tokoh utama. Biasa ditulis dengan narasi –aku. Contoh paragraf:

          Berdiri dilapangan sebagai hukuman terlambat? Akhirnya aku merasakannya. Ini semua karna aku bangun terlambat dan keadaan diperburuk dengan adanya demo kenaikan harga BBM di jalan menuju sekolah yang harus kulalui, yang sampai kini belum menemui keputusan.

Ada juga sudut pandang yang memakai kata –dia. Ini sudut pandang yang narasinya ada dalam cerita namun tidak langsung menceritakan kisahnya melainkan kisah orang lain. Contoh:

          Aku mengenalnya lebih dari yang mereka tahu. Dan saat mereka bilang dia merana, itu bukanlah hal yang luar biasa bagiku. Liona selalu terlihat merana sejak duduk di bangku Taman Kanak-kanak ketika tahu nilainya tidak memuaskan. Dia tidak pernah merasa cukup belajar. Padahal nilai terendah yang pernah ia dapatkan adalah delapan lima.

Dan sudut pandang yang selanjutnya berpola narasi yang si pencerita tidak termasuk ke dalam isi cerita(diluar cerita) tapi ia tahu segala sesuatu tentang cerita.


AMANAT/PESAN

Suatu karya tidak akan ada artinya bila tidak ada pesan yang tersembunyi di dalamnya. Cerpen yang bagus adalah, yang memiliki kesan dan pesan bagi para pembacanya. Amanat bisa dituliskan langsung dengan kata-kata tambahan dari pengarang, ada juga yang biasa menggunakan unsur lain untuk menyampaikan pesan itu secara tersirat dari dalam cerita.


With Smile

--D Ark R Ain Bow--

Jumat, 21 Februari 2014

20/2/2014

hari ini gue kembali ke kantor setelah kemaren gue minta ijin untuk mengikuti tes ujian masuk ke salah satu universitas swasta di daerah depok, jawa barat. gue mau nyeritain pengalaman pertama gue menginjakan kaki di sebuah kampus yang belum pernah gue datengin sama sekali.

universitas swasta ini cukup terkenal bagus dalam hal akreditasinya. dan sama seperti banyak kampus lain, kampus ini pun punya banyak cabang dan gedung yang dinamain secara alfabet. tes yang gue jalanin kemaren itu bertempat di kampus D di daerah depok, jawa barat.

awalnya oke, gue berangkat menuju kampus dengan pede tinggi karna dianter sama bapak gue yang otaknya udah kayak atlas berjalan. tapi pas udah ada di persimpangan terakhir menuju ke kabupaten jawa barat, gue melihat bapak gue yang salah ngambil jalan. gue sadar betul jalan yang dilaluin seharusnya itu yang ke arah jl. margonda. tapi bapak gue malah berbelok ke jl. kelapa dua. gue masih diam karna gue masih percaya sama bapak gue. "ngambil jalan pintas mungkin." pikir gue saat itu.

gak lama kemudian, bapak gue berhenti pada sebuah bangunan gedung dengan tulisan universitas yang gue maksud. gue turun dengan pede yang masih sama tingginya. gue pun pamitan sama bokap dan turun dari motornya. gue mendekati pos satpam dan mulai bertanya.

"Pak, gedung lima ada di sebelah mana ya?"
"Tunggu dek, kamu mau ke kampus mana?" Satpam itu malah balik nanya ke gue dan membuat gue bingung.
"Kampus margo, pak."
"Wah, kalo margo itu di sebelah sana, dek. ini kampus kelapa dua." Jawab satpam itu dengan ramah.

gue pun dengan tampang malu dan pede yang udah menurun, berbalik dan berharap bapak gue belom melajukan motornya jauh ninggalin gue.

dan beruntung disitu bapak gue masih lagi minum dan belom berjalan pulang. gue memberitahu kalo ternyata kita salah lokasi. bapak gue berbalik arah ke jalan margonda.

di tengah jalan, tiba-tiba dia melajukan motornya pelan.

"De, kampusnya sebelah mana?" Tanya bapak gue.

deg. gue mulai khawatir. di peraturannya, peserta tes harus hadir minimal setengah jam sebelum tes mulai. dan ini tinggal dua puluh menit lagi. gue juga gak tau dimana persisnya kampus yang gue cari-cari itu.
dan tanpa kesepakatan yang jelas, bapak gue menyisir bagian kiri jalan, sementara gue memperhatikan bgian kanannya.

setelah kira-kira lima menit perjalanan, gue pun melihat sebuah tanda yang benar. kampus itu berada di sebelah kanan jalan yang mengharuskan kita memutar arah untuk sampai ke sana. dan ternyata, putarannya lumayan jauh juga. memakan waktu kira-kira tiga menit.

pada jam satu kurang sepuluh menit gue pun tiba di tempat dan langsung bertanya ke satpam lagi. dia bilang kali ini gue gak salah tempat dan dia juga menjelaskan gedung yang gue maksud.
gue berjalan dengan sesantai mungkin untuk nutupin rasa gugup gue. tapi setelah gue tiba di gedung lima, gue melihat banyak orang disana.

dandanan mereka hampir mirip seperti gue (cewek-ceweknya) yang make rok dan kemeja. gue pun menegur salah satu dari mereka dengan pedenya. (harusnya gue gak sok akrab gitu, mengingat ini baru di lantai satu sedangkan gue harusnya ada di lantai tiga).

gue duduk di sebelah seorang cewek yang gak gue kenal siapa. gue negor dia dan bertanya apa boleh gabung. dia memandang gue dengan aneh. dan mempersilakan gue bergabung tanpa mengajak gue ngobrol lagi. gue tanya aja.

"Mau tes juga?"
"Tes apa?" Cewek itu berbalik nanya.
"Tes masuk sini."
"Owh, engga. mau ujian." Jawab tuh cewek.
saat itu gue merasa seperti ada es yang meluncur cepat dari tenggorokan ke perut.
"Owh, kirain mau tes juga." Ucap gue dengan malu setengah mati.
"Owh, baru mau masuk." Dia berkata.

saat itu juga rasanya gue pengen lari ke tangga dan menuju ke lantai yang bener. tapi gue juga pasti bakal lebih malu lagi. gue udah minta gabung, tapi gue malah ninggalin duluan. dan setelah sepuluh menit berlalu, ada sebuah pengumuman. si cewek pun masuk ke salah satu ruangan. dengan inocent-nya gue pun ikut berdiri dan setelah memastikan si cewek gak bakal ngeliat gue lagi, gue pun lari secepat mungkin ke lantai tiga.

tiba di lantai tiga, gak beda jauh dari suasana sebelumnya. begitu gue melangkah meninggalkan anak tangga terakhir, suasana sama dinginnya dengan yang tadi.

tes berlangsung cuma sembilan puluh menit. gue mengerjakan tes bahasa inggris dengan baik. walaupun terasa capek juga karna gue bosen sama hal membaca. tapi pelajaran matematika menghantui pikiran gue. gue lemah di matematika. dan benar aja. sekitar sembilan puluh persen soal matematika gak bisa gue kerjain. dan gue harus terus mencet tombol pass.

gak terasa, tes berakhir dan seharian penuh gue terjebak oleh perasaan malu.

sedihnya lagi, gue masih harus menunggu dua minggu untuk tau hasil tes yang hanya sembilan puluh menit itu.

With Smile
--D Ark R Ain Bow--

Selasa, 11 Februari 2014

DEADLINE !!!

Dikejar deadline itu emang paling nyebelin. Selain kita dituntut untuk ngerjain tugas tepat waktu, kadang juga bikin kita jadi stress sendiri mikirinnya.

Dampak dari dikejar-kejar deadline


1.       Stress

Hal yang udah pasti terjadi saat deadline udah didepan mata adalah stress. Kepala pasti selalu mikirin tugas yang masih numpuk, sedangkan waktu yang dikasih untuk nyelesainnya udah tinggal dikit lagi. Kerja kita pasti bakal jadi dua kali lipat lebih keras dan melelahkan dari biasanya.


2.       Lupa Makan

Kalo kerjaan lagi numpuk banyak banget, kita bisa lupa nih sama yang satu ini. Yups, makan. Kenapa bisa?? Karna biasanya orang gak nafsu makan kalo lagi mikirin sesuatu yang gak enak dan perasaan pun jadi gak tenang. Apalagi kalo sampe ga ada waktu untuk makan karna kerjaan masih numpuk.


3.       Emosional

Namanya lagi dikejar-kejar, perasaan dalam hati pasti jadi gak sabar. Akibatnya buat ngelampiasin, orang laen deh yang kena omelan. Hufftt..


4.       Kerjaan Kurang Rapih

Ini nih yang paling gawat. Kalo kita lagi ngerjain suatu kerjaan dengan hati yang tegang, gak tenang dan ngebut-ngebutan, biasanya hasil dari kerja sangat keras ini adalah, berantakan. Otak jadi kurang konsentrasi dan lupa bahkan hal-hal kecil yang seharusnya ada dalam tugas kita.



Untuk ngurangin resiko-resiko dari akibat deadline di atas, gue mau ngasih tipsnya nih.

1.       Kalo kerjaan yang mesti diselesaiin itu lebih dari satu, buat list tugas mana yang mesti dikerjain terlebih dahulu.

2.       Sediain segelas air putih depan meja yang mudah kita jangkau kalo lagi haus. Dehidrasi juga bisa bikin konsentrasi buyar, kepala pusing dan bete loh.

3.       Siapin permen manis, permen karet atau apapun yang bisa kita makan sambil kerja.

4.       Dengerin musik. Music can solve every problem in life.

5.       Gunakan warna warni untuk menghiasi tugas lo. Itu bikin mood kalian jadi lebih bagus dan gak bosen.


Gue emang bukan pakar deadline atau psikologis, tapi menurut pengalaman gue, sekiranya itulah hal-hal yang bisa bikin gue tenang dan lancar dalam mengerjakan tugas gue yang udah deket deadline. Thanks for reading..

With Smile

--D Ark R Ain Bow--

Rabu, 05 Februari 2014

Comic 8


Apaan sih film comic 8 itu??

Kok lagi booming banget ya di facebook, twitter, berita..

Gue itu bukan tipe orang yang suka sama komedi, apalagi komedi Indonesia yang terkesan gak bermutu belakangan ini. Tapi saat itu juga film comic 8 muncul dan memberikan warna baru bagi dunia perkomedian Indonesia. Hehe.

Cerita di film yang mengambil genre action comedi ini bercerita tentang delapan anak muda dari berbagai macam background dan kisah hidup masing-masing yang secara kebetulan merampok sebuah bank dalam waktu bersamaan.

Terdiri dari 8 Stand Up Comedian yang masing-masing membawa karakter yang unik ke dalam cerita, serta masing-masing mempunyai alasan dan motif yang berbeda-beda. Ada yang merampok karna galau, hobi, iseng, adrenalin sport, bahkan ada yang merampok untuk menghidupi panti asuhan.


Ke 8 perampok tersebut akan terbagi menjadi 3 team dengan  kemampuan dan jam terbang yang berbeda-beda. Cerita pun berkembang dari perampokan yang awalnya terlihat seperti kebetulan yang aneh, terkepung oleh polisi dengan AKP nya yang super cantik, sampai akhirnya mereka harus saling bekerja sama dan menemukan jawaban dari teka teki yang ada serta mencari jalan keluar terbaik untuk semua.

Situasi tidak lazim, Heavy Hard Hitting Actions dengan berbagai scene adu tembak berbagai senjata seperti pistol, machine guns bazooka, grenade, dan dynamite serta twist-twist unpredictable yang tidak akan pernah terpikirkan penonton dalam cerita ini, akan membawa hiburan seru dan kelucuan tingkat dewa yang pastinya akan mengocok perut penonton.

Film ini dibintangi oleh Mongol Stres, Mudy Taylor, Ernest Prakasa, Kemal Palevi, Bintang Timur, Babe Cabita, Fico Fachriza, Arie Kriting, Indro Warkop, Nirina Zubir, Nikita Mirzani, Pandji Pragiwaksono, Boy William, Candil, Coboy Junior, Jeremy Teti, Kiki Fatmala, Agus Kuncoro, Joe J Project, Cak Lontong, Henky Solaiman, Laila Sari, Agung Hercules, Ence Bagus, Ge Pamungkas.

Gue jamin dari awal film diputer ampe tinggal roll terakhir, lo semua gak bakal bisa berhenti ketawa.

Opini tentang film ini,,,
Kocak, lucu, keren, menegangkan, dan alurnya susah ditebak.

Film ini gak cuma menyuguhkan kelucuan dan tingkah konyol pemainnya, tapi juga mereka memberikan pesan moral yang menurut gue realistis banget.

Jadi, buat yang belom sempet nonton, ayo ditonton.. recommended banget deh. Buat yang udah nonton, nonton lagi juga gak dosa kok. Hehe.

Yuk, di cek dulu trailer nya...



With Smile

--D Ark R Ain Bow--

Jumat, 24 Januari 2014

Avril Lavigne or Hayley Williams????





Sama-sama cewek,
Sama-sama penyanyi,
Sama-sama rocker,
Sama-sama pop-punk,

But, who is the best???


                  Bukan rahasia lagi kalo dua penyanyi cewek yang ini emang sering disama-samakan. Hmm.. tapi emang iya kok. Mereka berdua seleranya hampir sama, tapi beda. Buat penggemar Hayley atau Avril, jangan berantem yaa. Gue disini juga nge-fans banget sama Avril Lavigne nd Paramore kok. Tapi menurut gue, Hayley itu reinkarnasinya Avril yang sekarang udah mulai ngurangin rock atau punk nya. Hehehe udah kayak avatar aja.

                   Pernah nyadarin gak kalo saat ini nama pacar Yelyah (panggilan akrab untuk Hayley Williams) dan suami barunya Av (panggilan untuk Avril Lavigne) sama-sama bernama Chad. Hehe. Lucu juga ya.
Saat Paramore kembali dengan album Riot!-nya, orang-orang mulai membandingkan Hayley dan Avril. Sebenernya, gue gak terlalu yakin orang-orang tau Hayley Williams, mungkin mereka akan lebih tau sebagai Paramore.


Who has a better voice?


          Tentu aja ini yang pertama kali ditanyain kalo lagi ngebandingin penyanyi. Gue rasa jawabannya simpel aja. Hayley punya range vocal yang lebih baik. Sejauh ini, penyanyi punk rock saingan Hayley cuma Amy Lee (vocalist evanescence). Suara Hayley lebih khas dan dia termasuk jenis suara mezzo-sopran dan bisa nyanyi sampe 3 oktaf 4 not (C#3 – A6). Meskipun jenis suara Avril juga mezzo-sopran, range vocal-nya masih kalah jauh dengan Hayley, range vocal-nya yaitu 2 oktaf 6 not (C#3- B5).

Kalo yang gak ngerti oktaf-oktafan, satu oktaf itu satu tangga nada kayak gini:

Do re mi fa sol la si do’ >> itu satu oktaf. Kalo dua oktaf, jadinya gini:

Do re mi fa sol la si do’ re’ mi’ fa’ sol’ la’ si’ do’’ … dan seterusnya. Dalam dunia musik lebih sering dikenal dengan c d e f g a b c’.


Siapa yg lebih berdampak banyak di industri musik??


                 Ini juga pertanyaan yg gampang banget dijawab. Avril rilis album pertamanya, Let go, pada tahun 2002 saat berumur 17 thn. Albumnya terjual lebih dari 17 juta kopi.

                 Paramore rilis album pertamanya, All We Know Is Falling, pada tahun 2005 saat Hayley 16 tahun. Album itu terjual 50.000 kopi.

                 Album pertama Paramore sangat lemah dan band itu masuk nominasi untuk artis baru terbaik setelah merilis album kedua mereka, Brand New Eyes. Meskipun sukses, albumnya Riot! tidak lebih sukses dari album Under My Skin Avril yang terjual hingga lebih dari 10 juta kopi. Lagu Girlfriend Avril menduduki puncak tangga lagu untuk beberapa pekan di billboard saat itu.

                Kalo itu belum ngebuktiin Avril lebih berdampak di industri musik, kita liat alesan gue ngetik posting ini. Orang-orang bilang Hayley itu seperti Avril (bukan Avril Seperti Hayley). Dia sosok yang sebanding karena ketenarannya terutama di era itu. Ini kayak waktu orang bandingin pemain basket yang luar biasa untuk Michael Jordan karena dia pemain basket terhebat sepanjang masa. Aturan yang sama berlaku buat Avril. Dia adalah salah satu seniman punk rock paling sukses sepanjang masa.


Who is hotter???


Gue tau ini gak ada hubungannya sama bakat. Tapi gue pernah baca satu postingan yang bilang gini:
“Despite Avril’s vampire teeth, she is still hotter than Hayley. Don’t get me wrong, I think both women are very attractive but I can’t go against Avril on this one. I don’t think I’m the only one who feels this way. Avril is #34 on the 2011 Maxim Hot 100 list. Hayley is nowhere to be found.”
“Meskipun Avril memiliki gigi vampir (taring di kanan kiri mulutnya), dia masih lebih seksi dari Hayley. Jangan salah paham, saya pikir kedua wanita  ini sangat menarik tapi saya tidak bisa melawan Avril dari hal yang satu ini. Saya tidak berpikir hanya saya satu-satunya yang merasa demikian. Avril peringkat ke 34 di daftar 100 wanita ter-seksi tahun 2011. Sedangkan Hayley tidak ditemukan dimanapun.”


Lirik

              Dari lirik yang dinyanyiin Hayley, dia tau banget gimana caranya ngelukisin perasaan dan ngehidupin lagu itu. Kata-kata dari lagu-lagunya bukan sembarangan. Semuanya punya arti yang dalem banget.

              Kalo Avril, walaupun lirik dalam lagu-lagunya lebih terkesan “pemberontak” dan agak kasar, dia selalu bisa bikin lagu yang dinyanyiinnya itu jadi sesuatu yang catchy. Di setiap album yang pernah di rilis “Punk Princess” ini, pasti ada aja lagu yang di sensor liriknya. But well, itu justru jadi ciri khas penyanyi yang satu ini.

Dua penyanyi ini sangat berbakat. Dua-duanya  gak cuma nyanyi tapi juga memainkan lebih dari satu instrumen. Mereka mulai karir di umur 16 dan 17.


Fans


            Dengan start yang jauh beberapa tahun lebih awal dari Hayley, tentu aja Avril punya banyak waktu menghipnotis orang-orang untuk mulai menyukai dia dan karya-karyanya. Apalagi di saat itu belum banyak muncul penyanyi Punk Rock cewek. Lalu Avril hadir dan memberikan suasana baru bagi dunia musik bergenre itu. Sampai saat ini, jumlah follower di akun Avril Lavigne berjumlah lebih dari 14 juta followers. Kita tengok ke akun pribadi nya Hayley Williams yang jumlah followers nya lebih dari 3 juta followers dan 2 juta untuk akun official Paramore. (well, semoga setelah gue posting ini, jumlah followers mereka ga ada yang berkurang, gue juga termasuk dari jutaan followers itu).

Gue gak mau bilang kalo Avril adalah yang terbaik. Tapi jujur, gue lebih dulu tau Avril Lavigne. Gue tau Avril itu sekitar tahun 2005 (saat itu gue kelas 5 SD) lewat lagunya yang “I’m With You”. Sedangkan gue tau Hayley dan Paramore baru saat lagu “Ignorance” berkumandang keras menghentak dunia permusikan di tahun 2009. Sejak gue denger suara Avril di lagunya I’m With You, saat itu juga gue mulai nge-fans sama dia. Sementara Paramore, baru setelah denger “Decode”-nya, gue mau mencari tau lebih banyak tentang dia dan mulai nge-fans sama Paramore dan Hayley khususnya.

Avril yang sekarang mulai tampil lebih anggun, gue rasa untuk beberapa tahun kedepan dia akan digantikan oleh Hayley. Perbedaan umur emang jelas keliatan dari kedua musisi ini. Hayley 4 tahun lebih muda dari Avril. Yang berarti kalo Avril kelas 3 SMA, Hayley baru kelas 3 SMP. Well, itu perbedaan yang sangat ketara (sayangnya mereka ga ada yang nerusin sekolah dan lebih milih berkarir). Walaupun begitu, muka Punk Princess kita ini kayaknya gak pernah keliatan setua umurnya yaa.

Hope you enjoy it.

Little Black Stars >> Parafamily

--D Ark R Ain Bow--


Jumat, 17 Januari 2014

Backstreet dari temen?? Gak Jaman!!!


Mungkin lo pada mikirnya kalo dalam satu hubugan pacaran, temen itu gak megang peran yang begitu penting. Tapi sebenernya kalo ditelaah lebih dalem lagi, lo akan nyesel kalo pernah ngelakuin yang namanya backstreet dari temen/sahabat sendiri.

Gue pernah ngelakuin kesalahan ini. Semuanya berawal saat gue malu mengakui kalo gue suka sama seorang cowok. Puncaknya, saat gue jadian sama cowok itu, gue gak mau terbuka sama temen-temen gue. emang sih mereka tau kalo gue jadian sama cowok itu, tapi gue gak pernah cerita atau curhat apa pun tentang cowok gue waktu itu. Karna gue mikirnya, buat apa gue cerita sama orang lain? Ini kan masalah gue sama dia. Tapi akhirnya gue pun nyesel senyesel nyeselnya. Karna saat gue sedih gue gak bisa ngapa-ngapain selain ngerasainnya sendiri. Gue nangis pun mereka gak tau apa-apa, mereka Cuma bisa sekedar bilang “Sabar ya, Fi.” Padahal yang gue butuhin itu lebih dari itu. Kan jadi serba salah gue nya. Dan mulai saat itu gue jadi belajar, kalo ternyata peran temen itu juga sangat penting dalam hubungan pacaran lo sama dia.

Dari cerita diatas kok kayaknya peran temen disitu cuma kalo lagi susahnya doang ya? Emang keliatannya begitu, karna gue dari awal gak jujur sama temen gue tentang pacar gue. Coba kalo dari awal gue jujur. Mungkin ending dan ceritanya bakal lain..

Kayak cerita gue yang satu ini.

Setelah putus dari cowok yang udah ngajarin gue buat lebih terbuka sama temen, gue pun dapet cowok lagi. Gak mau ngulangin kesalahan yang sama, kali ini gue pun rutin curhat dan konsultasi sama temen-temen gue tentang hubungan gue yang selanjutnya ini. Manfaatnya???


Temen dan pacar saling kenal

Ada satu situasi dimana lo mau ijin ke pacar buat ngerjain PR sama temen-temen.
“Aku ada janji mau ngerjain PR sama temen aku.”
“Temen yang mana?”
“Itu loh yang kemaren aku ngerjain PR bareng di rumahnya.”
“Cewek apa cowok?”
“Ya cewek cowok.”
“Sampe jam berapa?”
“Ya sampe selesai.”
“Ngerjain PR aja. Awas ya kalo kamu bandel.”

Buat pacar yang posesif, pasti kata-kata diatas tadi itu udah bukan hal baru. Pacar lo kepo banget pengen tau sedetail-detailnya janji jalan/nongkrong atau bahkan cuma ngerjain PR di rumah temen. Dan biasanya lo itu paling males kalo yang namanya ngejelasin dari A sampe Z tentang temen lo itu. Dengan alesan, udah ditunggu temen, buru-buru, blab la blab la.. kalo pacar lo itu mau ngerti, kalo ujung-ujungnya pacar lo malah nggak ngebolehin lo jalan sama temen gimana? Complicated kan??

Makanya buat ngejaga keharmonisan hubungan pacaran lo sama hubungan persahabatan lo, lo perlu banget tuh buat ngenalin dan pertemuin pacar nd temen lo. Biar kalo ada apa-apa lo gampang aksesnya.

“Tapi Fi, kan ada tuh ungkapan “Temen Makan Temen”??”

Yaelah.. jaman sekarang masih ada tuh temen makan temen (TMT)?? Kalo lo saling percaya sama pacar nd sahabat lo, gak bakal deh terjadi hal kayak gitu. Mereka juga mikir kali, lo udah baik banget mau ngenalin dan mencoba terbuka, tapi masa ia mereka ngekhianatin kepercayaan lo dengan sesuatu yang gak pantes? Tenang aja. Temen lo juga gak mau bekas lo kok.


Temen dan Pacar saling ngerti

Emang bukan hal yang gampang buat nyatuin urusan temen sama pacar. Mereka pasti selalu gak ada yang mau di nomor duakan. Kalo kita ke temen terus, pacar ngerasa cemburu (apalagi kalo temennya lawan jenis). Kalo ke pacar terus, temen bakal mikirnya kita pacaran mulu dan mereka itu lebih sensitif dari pacar, lebih perasa juga. Sedangkan kalo pacar nd temen lo udah saling kenal, mereka akan ngertiin kebutuhan siapa dulu yang mesti di duluin.

Misalnya ada situasi dimana saat itu malem minggu. Pacar lo udah ngajakin dari hari senin untuk nonton film di bioskop. Sedangkan mendadak temen lo minta bantuan buat ngerjain PR yang gak dia bisa. Dan lo bingung untuk milih yang mana karna lo sama pacar lo udah lama juga gak jalan. Kalo temen sama pacar lo udah saling ngerti, lo gak perlu ngapa-ngapain kok. Nanti pasti mereka yang negosiasi untuk nyari jalan keluar yang gak merugikan salah satu dari mereka. Mungkin result nya bisa aja sebelum jalan ke bioskop, lo dan pacar lo ke rumah temen dulu untuk ngebantuin ngerjain PR. Kalo pun nantinya lo gak sempet buat nonton, seengganya kan lo tetep malem mingguan sama pacar. Masalah selesai.


Temen bisa jadi penengah hubungan sama pacar

Selama pacaran sama dia, udah berapa puluh kali kalian berantem?? Hayo ngaku.

Dalam hubungan pacaran, yang namanya berantem pasti pernah terjadi. Dan yang susahnya baikan lagi juga sering terjadi. Nah, kalo diantara temen dan pacar lo udah saling kenal, jangan kaget ya kalo lo nantinya bakal dapet surprise dari hasil kerjasama antara pacar dan temen lo.


Temen dan pacar ngumpul bareng

Yang enak tuh kalo elo dan temen lo itu sama-sama punya pacar. Jadi lo sama temen lo saling ngertiin kalo lagi mau ngabisin waktu sama pacar. Malahan, lo bisa nge-date bareng temen lo. Jalan lebih rame itu lebih seru kan???

Gak selamanya masalah pembagian waktu buat pacar nd sahabat itu jadi boomerang di hubungan sosialisasi kalian (kecuali lo jomblo). Kalo kalian bisa saling ngerti, justru asik loh. Asalkan lo jangan backstreet dan bersikap selalu terbuka aja satu sama lain. Kejujuran dan kepercayaan akan bikin hubungan apapun menjadi lebih lancer, lebih mudah, dan lebih seperti bernafas. Gampang kan???

With Smile

--D Ark R Ain Bow--

Jumat, 03 Januari 2014

The Reason


            Puluhan cowok berseragam SMA saling beradu pukul. Wajah mereka mulai berwarna biru lebam. Darah mengalir dari hidung dan mulut. Sampai akhirnya mereka lari menyebar karena sirine mobil polisi terdengar mendekat.
            Ardi, salah satu siswa yang berhasil kabur dari kejaran polisi hari itu. Memang dia sudah sering tawuran dan juga sering merasakan berada di balik jeruji sel penjara untuk beberapa hari. Tapi hal itu tak kerap membuatnya jera, justru ia semakin bersemangat untuk melakukan tawuran lagi dan lagi. Namun kali ini ia bebas dengan keadaan yang tidak baik.
            Dengan langkah biasa, Dania menyusuri jalan pulangnya. Tapi tiba-tiba ada yang membuat langkahnya terhenti. Tanpa banyak berpikir, ia langsung menghampiri Si korban yang kini tergeletak tak sadarkan diri. Teman sekelasnya, Ardi.
==
            Ardi merasakan nyeri di kepalanya. Ia mulai membuka mata dan menemui dirinya terbaring di atas tempat tidur yang tak ia kenali. Tiba-tiba sebuah tangan menyodorkan segelas air kepadanya. Tangan itu milik seorang gadis kecil dengan rambut sepanjang bahu yang dibiarkannya terurai.
            “Gue dimana?” Tanya Ardi sinis.
            Si gadis kecil hanya tersenyum.
            Ardi yang kesal pertanyaannya tak dijawab, menggeram.
            “Lo gak denger, Dek? Gue tanya, gue dimana? Lo siapa?!”
            Gadis kecil itu langsung gemetar dan lari keluar kamar karena ketakutan. Selang beberapa detik, gadis lain seumuran Ardi, masuk.
            “Elo..? Gue dimana?”
            “Rumah gue.”
            Ardi mencoba mengingat apa yang terjadi pada dirinya. Terakhir kali ia ingat, kepalanya membentur tanah dan ia tak sadarkan diri.
==
Esoknya ..
            “Abaaaang!!! Bangun!!” Teriak Dania di samping telinga Ardi.
            Ardi menengok jam di dinding. “Empat-empat puluh. Lo gila ya bangunin gue jam segini? Ini kan hari Minggu.”
            “Sholat gak ada liburnya. Ayo cepet bangun. Dalam hitungan ketiga, kalo lo masih gak mau bangun juga, gue sabet lo.”
            “Kalo berani..” Ucapnya meledek dari balik selimut.
            “Satu.. dua.. tiga..” PTAAAKK... Sebuah sabetan lidi mengenai permukaan kulit Ardi.
            “Auwww!!!” Ardi langsung terduduk di atas tempat tidur sambil mengelus-elus lengannya. “Dasar cewek gila! Sakit tau.”
            “Udah ayo cepetan sholat.”
            Ardi melihat ke sekeliling rumah. Ukurannya terlalu besar untuk rumah tinggal. Orang-orang disini pun lebih banyak dan tidak semuanya sempurna. Ia berpapasan dengan seorang bocah laki-laki berkepala plontos yang berjalan dengan dibantu kursi roda. Tubuh bocah itu tampak kuning dan ada benjolan besar di atas perutnya.
            “Eh, ini bener rumah lo? Mereka semua siapa?”
            “Iye, Bang. Mereka sodara gue.”
            “Cewek yang tadi malem itu siapa? Dia gak sopan banget sih. Gue nanya gak dijawab.”
            “Namanya Keysa. Lo tuh Bang yang gak sopan. Dia ampe nangis ketakutan gara-gara lo bentak. Padahal dia yang nemenin lo terus.”
            Setelah sholat shubuh, Ardi kembali bertanya pada Dania.
            “Orang tua lo mana? Gue tau Umi sama Abi bukan orang tua kandung lo.”
            “Gak semua orang bisa tinggal sama orang tuanya terus, Bang”
            Ardi keluar dari rumah Dania. Dan persis di depan rumah tersebut, terdapat plang besar bertuliskan: “RUMAH ANAK SEHAT”
==
            “Dania!”
            Dengan perasaan bingung bercampur kaget, Dania menoleh ke arah datangnya suara. Ternyata ingatannya benar, suara itu milik Ardi. Tapi janggal rasanya ia memanggil namanya.
            “Lo manggil gue, Bang?” Tanya Dania ketika Ardi telah berhasil merendengi jalannya.
            “Iya, lah. Lo mau gak pulang bareng sama gue?”
            “Tumben banget, kesambet setan apaan lo?”
            “Gue Cuma mau balas budi doang kok. Kemaren kan lo udah nolongin gue.”
            Untuk pertama kalinya, Dania pulang bareng Ardi. Tanpa ia sadari ada seorang cewek yang geram melihatnya. Cewek itu bernama Nina, mantan pacar Ardi.
            Tak lebih dari tiga puluh menit perjalanan, mereka tiba di pelataran RAS.
            “Mau mampir gak lo, Bang?”
            “Emangnya boleh?”
            “Asal jangan lo ajak berantem aja adek-adek gue.”
            Mereka tiba pada halaman belakang RAS yang asri dan luas. Disana banyak anak-anak yang sedang berlarian dan bermain riang dengan berbagai kekurangannya.
            Dania mulai mengenalkan Ardi berkenalan pada adik-adiknya. "Cewek yang rambut ikal itu namanya Fanisa, dia tuna netra. Kalo cowok yang di kursi roda itu namanya Tyas, dia kena kanker hati beberapa tahun lalu." Dania menunjuk bocah laki-laki botak kuning yang berjalan dengan bantuan kursi roda.
            Lalu seorang gadis melintas di tengah obrolan mereka.
            “Hai Keysa.” Sapa Ardi ramah.
            Keysa tersenyum dengan agak takut sambil bersembunyi di balik tubuh Dania.
            “Maafin Kakak kemarin ya, Kakak pasti buat kamu ketakutan banget deh. Ini buat kamu.” Ardi memberikan sebatang cokelat kepada Keysa.
            Keysa menerimanya dengan senyum yang lebar. Ia menengok ke arah Dania. Lalu mulai menggerakkan tangan dan mimik wajahnya.
            “Kak Ardi.” Jawab Dania.
            Keysa menjabat tangan Ardi lalu pergi. “Sekarang gue ngerti. Dia tunawicara, ya?”
            Dania mengangguk pelan.
            “RAS itu semacam.. ee.. mm..?”
            “Panti Asuhan? Bukan. Mereka semua yang disini pasien, Bang. Mereka sendirian. Orang tua mereka gak punya biaya untuk berobat. Jadi mereka ditahan sama rumah sakit sampe orang tua mereka nebus. Sayangnya mereka nunggu terlalu lama.”
            Ardi terdiam, menatap ke arah anak-anak itu.
            “Emm.. Dan. Gue mau nanya satu hal sama lo. Tapi lo jangan marah, ya?”
            Dania mengangguk.
            “Kalo lo sakit apa?”
            “Gue leukemia, Bang. Itu alesan gue pindah ke Jakarta. Karna di daerah belum ada pengobatan yang aksesnya segampang disini.” Ucap Dania tanpa malu.
            Ardi speechless mendengar pernyataan cewek di sampingnya. Cewek yang begitu ceria, cerewet dan petakilan itu ternyata mengidap salah satu penyakit kanker yang bisa membunuhnya kapan saja.
            “Orang tua kandung lo kemana?”
            “Mereka udah cerai dan gak ada yang mau ngerawat gue. Akhirnya untuk beberapa bulan gue tinggal sama tante gue. Tapi lama-lama gue gak enak. Karna tante sama om gue sering gue denger berantem debatin biaya pengobatan gue. Akhirnya gue nekat buat ke Jakarta.”
            “Sorry, Dan. Selama ini gue udah salah nilai lo. Gue kira lo itu cuma cewek pengganggu yang gak tau gimana rasanya sendirian. Tapi ternyata gue jauh lebih beruntung karna orang tua gue masih ada buat gue.”
            “Gue selalu mikir apa rasanya jadi mereka, Bang. Kalo gue jadi mereka, mungkin gue gak bisa se-ceria mereka. Hidup seakan gak punya beban dan masalah. Yaa,, walaupun hidup gue gak akan lama lagi.”
            Ardi terdiam. Semua yang diucapkan Dania benar. Bodohnya selama bertahun-tahun ia melakukan kesalahan dengan menyia-nyiakan semua yang telah diberikan orang tuanya. Ia memang jarang bertemu mereka, tapi setidaknya ia tahu bahwa mereka masih ada dan masih menyayanginya.
==
Esoknya setelah pulang sekolah, tiba-tiba sepasang tangan menarik erat lengannya dan menyeretnya ke dalam toilet cewek.
“Eh, apa-apaan nih?” Ucap Dania setengah berteriak.
            Lalu seorang cewek yang tampaknya menjadi pemimpin di kelompok itu berjalan mendekati wajah Dania, sementara empat orang lainnya memegangi tubuh Dania hingga tak ada yang bisa ia lakukan selain bernafas.
            “Kenapa sih lo semua?” Tanya Dania, berteriak.
            “Gak ngerasa bersalah lo udah jalan ama cowok gue?!”
            “Cowok lo?” Dania bingung. Seingatnya, ia tak pernah mengganggu hubungan siapa pun.
            “Udah deh, mending kita buka aja jilbabnya, sekalian cemplungin kepalanya ke bak.” Ucap salah satu dari mereka.
            Mereka melepas jilbab Dania. Dan betapa kagetnya mereka ketika melihat tak ada sehelai pun rambut yang tumbuh di atas kepala Dania. Dania langsung meneteskan air mata. Sementara mereka malah tertawa kegirangan melihat pemandangan yang mengejutkan ini.
            “Haha, lo botak!!” Ucap Si pemimpin.
            Mereka semua tertawa keras.
Dania kedinginan dan pusing. Wajah dan tubuhnya pucat sekali. Kelima cewek itu masih terus menyirami Dania sambil tertawa-tawa. Tiba-tiba seseorang masuk ke toilet.
            Ardi melihat sekeliling. Ada seorang cewek yang ditutup-tutupi dari pandangannya. Ia mengenali tas yang saat itu dipegang oleh salah satu teman Nina.
            “Dania?” Ucapnya kaget sambil menerobos tubuh Nina dengan perasaan panik bukan main. Ia memegang Dania. Tubuh Dania sedingin es, darah mulai keluar dari hidungnya. Seketika itu juga amarah Ardi meledak.
            “Eh! Maksud lo semua apa?! Kenapa lo giniin Dania?!” Teriaknya.
            Tak satu pun dari mereka berani menjawab.
==
            Dania kritis, dari RAS dia langsung dirujukkan ke rumah sakit. Keadaannya parah. Sudah tiga hari ia dirawat di ruang ICU. Namun sampai saat ini ia belum juga sadarkan diri.
            “Dania, cepet sembuh ya.” Ucap Ardi yang setia menunggui Dania.
            Sudah hari kelima dan Dania masih belum membuka matanya. Hanya, ia sudah dipindahkan ke ruang rawat inap.
            Tiba-tiba seorang dokter masuk ke kamar Dania.
==
            Siang ini, Dania pulang ke RAS. Ketika ia memasuki aula RAS, semua saudaranya menyambut dengan meriah. Fanisa dan Tyas berlari dan memeluk tubuh mungil Dania.
            “Tyas? Fani? Kalian udah sembuh?” Ucap Dania, senang. Melihat Tyas tak lagi buncit dan kuning.
            “Iya kak. Sekarang aku udah bisa jalan dengan kaki aku.” Ucap Tyas.
            “Ternyata Kak Dania secantik suaranya, ya.” Ucap Fanisa.
            Dania tersenyum bahagia. Tapi terasa ada yang kurang.
            “Abang mana, Mi?” Tanya Dania pada Umi.
            “Kamu beresin barang-barang ke kamar dulu gih.” Jawab Umi.
            Setelah tiba di kamarnya, Umi memberikan secarik surat pada Dania. Perlahan, ia mulai membaca surat itu:
Dear Dania,
Gue tau tubuh ini udah gak orisinil. Udah banyak zat-zat aneh yang masuk. Rokok, obat, alkohol. Tapi, semoga bagian tubuh yang masih jalan dan berfungsi ini masih kerja sesuai yang seharusnya.
Sampein ke Fanisa ya, semoga dia bisa memakai mata ini lebih baik dari gue, bukan untuk ngeliat hal buruk, tapi untuk nikmatin keindahan dunia yang belum pernah dia liat beberapa tahun ini. Buat Tyas, semoga dia bisa menjaga hati ini sebersih hati lo.
Dan buat lo, semoga beberapa ml sumsum tulang belakang gue bisa memperlambat leukosit yang ganas di tubuh lo. Makasih dari awal lo hadir lo selalu menghadirkan kasih sayang buat gue.
Lo bikin gue sadar betapa pentingnya arti kehidupan
Lo bikin gue sadar kalo kita gak pernah hidup sendirian, sesering apa pun kita ditinggal sendirian.
Kalo kita punya waktu lebih lama untuk sama-sama, gue gak pengen kepisah dari lo, Dan. Karna cuma sama lo, gue bisa berbagi kehidupan. Walaupun akhirnya lo harus jalanin kehidupan tanpa gue. Gue disini akan selalu berdoa untuk lo.
Jangan pernah berhenti tersenyum ya, Dania..
Gue sayang sama lo..
With Love,
Ardi.  <3
            Tetesan air matanya membasahi surat dari Ardi itu. Dengan perasaan miris, Dania mencoba menerima bahwa Ardi telah tiada. Ia juga menyayangi Ardi. Tapi ia tahu, Ardi mengorbankan diri bukan untuk melihatnya bersedih.

            “Makasih banyak ya, Abang. Lo yang tenang disana. Gue juga sayang sama lo..”

With Smile
--D Ark R Ain Bow--

Senin, 16 Desember 2013

Avril Back To Indonesia!!!

Ini adalah kabar gembira buat Little Blackstar Indonesia. Avril kembali menggelar konsernya di Jakarta dalam rangka mempromosikan album barunya "Avril Lavigne". Tapi ada banyak perbedaan dengan album-album sebelumnya yang lebih mengangkat kesan rock punk- nya, di album kelimanya ini Avril tampil lebih anggun. Jenis lagunya pun lebih banyak yang terkesan melow dan rapih. Meskipun begitu, cewek yang berlabel "Punk Princess" ini gak sepenuhnya pensiun dari dunia Rock n' Roll. Terbukti masih ada lagu yang jadi khas Avril banget. Jadi gak sabar nunggu penampilan Avril di konsernya nanti..


With Smile
--D Ark R Ain Bow--

Jumat, 13 Desember 2013

Badmood? Makanan Ini Bisa Memperbaiki Suasana Hati Lo

Mood atau suasana hati adalah apa yang dirasain seseorang tentang lingkungan mereka. Seringkali lo ngerasain perubahan mood yang drastis. Awalnya sih suasana hati ya baik-baik aja, tapi tiba-tiba kok jadi badmood ya? Nah, kejadian semacam ini bisa disebabkan karena perubahan hormon yang terjadi di tubuh lo. Perubahan hormon ini biasanya terjadi pas lo mau dateng bulan atau tingkat stres lo tinggi. Pas lo lagi badmood coba deh makan makanan ini.

Dark chocolate atau coklat hitam

Nah yang ini pasti favorit lo. Coklat hitam punya kandungan yang bisa ningkatin suasana hati. Coklat bisa meningkatkan produksi hormon pengurang stres dalam tubuh. Rasanya yang lezat membuat coklat menjadi favorit cewek. Saat badmood menyerang, lo juga bisa coba es krim coklat atau pancake coklat untuk suasana hati yang lebih baik. Hmm yummy..


Karbohidrat


Mengonsumsi proporsi karbohidrat yang seimbang bisa ngurangin stres dan ningkatin suasana hati lo lagi. Selain buat memperbaiki mood, karbohidrat bikin lo menjadi berenergi lebih. Makanya kan kalo orang yang abis galau kebanyakan berubah badan. Hehehe.


Biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran

Ketiga jenis makanan ini bisa ngurangin hormon stres dan akan memperbaiki mood lo. Selain untuk memperbaiki suasana hati, pastinya ketiga jenis makanan ini bisa bikin lo sehat dong ya.


Kafein

Kopi dan teh adalah minuman favorit yang bisa menekan stres lo. Kandungan kafein dalam kopi dan teh bisa meningkatkan energi dan memperbaiki mood lo. Tapi inget, konsumsi kafein berlebih gak baik juga ya buat tubuh lo.


Makanan manis

Permen, selai, kue, dan produk roti lainnya sangat efektif untuk mengurangi rasa badmood lo. Ya, makanan manis bisa ningkatin hormon pengurang stres dalam diri lo. Meskipun lo udah manis, makanan manis ini boleh lho lo coba saat badmood.


Makanan lainnya

Banyak makanan lain yang bisa bantu lo terlepas dari badmood. Ikan, ham, dan keju dipercaya juga bisa membangkitkan mood. Buah-buahan jenis berry dan ceri juga baik lho dikonsumsi saat  badmood.

Makanan di atas baik banget buat ningkatin suasana hati lo. Kalo mood belum juga membaik coba buat mendengarkan musik sambil nyanyi triak-triak deh atau pergi sama temen-temen lo. Selamat mencoba ya :)

With Smile

--D Ark R Ain Bow--