Selasa, 23 September 2014

PPSPPT Fakultas

PPSPPT Fakultas

Jum’at 19 September.
Yup, setelah pada 1 Juli 2014 lalu gue ikutin PPSPPT Universitas, kali ini gue mengikuti kegiatan Orientasi Kampus yang lebih kecil lagi yaitu Fakultas. Gue tergabung dalam Fakultas Ekonomi di kampus gue.

Acara dimulai jam 7.00. Tapi setibanya gue di lokasi kampus di daerah Kelapa Dua, ternyata udah banyak banget Maba berpita kuning yang memadati pintu masuk kampus. Untuk mencegah terjadinya kepadatan yang berlebihan, akhirnya kakak-kakak dari BEMFEUG (Badan Eksekusi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas ....) pun membariskan kami. Selama satu jam penuh berdiri dalam barisan, akhirnya gue pun masuk ke dalam sebuah Sport Center kampus yang ternyata ngga jauh lebih sepi daripada pintu masuk.

Selama nunggu di dalam barisan tadi, ada banyak tipe maba yang gue liat. Mulai dari maba yang diem aja, maba yang mulai tengok kanan tengok kiri nyari temen, sampe maba yang udah punya geng sendiri dalam barisan dan bikin kehebohan ala anak SMA *ups. Dan gue salah satu maba yang diem aja di barisan.

Acara pertama dibuka oleh sambutan petinggi-petinggi kampus khususnya untuk Fakultas Ekonomi yaa. Ucapan selamat datang dari Pak Wakil Dekan, dan Kaprodi Fakultas Ekonomi.
Setelah itu, ucapan selamat datang dari para kakak BEM yang menampilkan tarian dance paling absurd yang pernah gue liat. Hahaha peace kak. Dengan bermacam lagu yang mengiri tarian absurd mereka, tapi cukup menghibur (dikit) buat kami para maba.

Acara dilanjutkan dengan menyanyikan mars kampus dan yel-yel. Setelah itu pemilihan Queen and King PPSPPT.

Ada beberapa promosi dari UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang ada di kampus, tapi rasa kantuk tetep menari-nari manis di kelopak-kelopak mata sayu milik 2000 maba ekonomi yang terduduk kaku di barisan kelompok masing-masing.

Barulah saat sesi pembagian almamater, para maba bangun dari kesetengah sadaran mereka. Haha. Mereka hampir kayak anak kecil yang mau dibagiin permen. Antusias dan semangat luar biasa. Ya maklumlah, namanya juga mau dibagiin almet baru.

Setelah semua memegang almamater masing-masing, kita disuruh pake. Dan reaksi hampir semua maba yang pertama kali mereka lakukan setelah memakai almet baru adalah, yup selfie. Hihihi.
Puas ber-selfie ria dan memamerkan almet baru ke sosmed, acara dilanjutkan dengan pembagian buku. Et, gue kira bakal banyak kali buku yang dibagiin, eh ternyata Cuma dua eksemplar. Setelah itu, acara benar-benar selesai dan kami diperbolehkan pulang.


Hari senin pun datang terlalu cepat bagi kami. Hari pertama masuk kuliah. Huuff.. empat tahun. Semangat!!

Senin, 22 September 2014

The Maze Runner

SPOILER ALERT!!


Salah satu film yang wajib ditonton pada pekan ini adalah The Maze Runner. Film yang dari adegan pertama udah sukses banget bikin penontonnya penasaran setengah mati. Adegan pertama dibuka dengan seorang cowok bernama Thomas (Dylan O'Brien) yang dibawa ke sebuah tempat bernama Glade. Tempat itu berupa sebuah lapangan terbuka yang dikelilingi oleh dinding-dinding tinggi labirin. Setiap bulannya, akan datang seorang anak dan beberapa kotak persediaan makanan.

Alby (Aml Ameen), sebagai ketua di Glade, memberitahu segala sesuatu tentang Glade kepada Thomas. Peraturan untuk tetap bertahan hidup adalah, lakukan tugas-tugas yang sudah ditentukan, dan jangan sekalipun berpikir untuk pergi ke dalam labirin, kecuali mereka para pelari (Runner) yang akan masuk ke labirin pada pagi hari saat pintu labirin terbuka, dan kembali ke Glade saat pintu labirin akan tertutup di malam hari. Belum ada satu orang pun yang berhasil selamat bermalam di dalam labirin. Karena di dalam labirin ada sekelompok monster bernama Grievers. Hewan mirip laba-laba yang punya sengatan kalajengking yang membuat orang yang tersengat menjadi sakit dan hiperaktif terutama kepada Thomas.



Saat dibawa ke Glade, setiap anak tidak ingat apapun. Memori mereka hilang, bahkan mereka tidak ingat nama mereka sendiri sampai  beberapa hari kemudian.

Suatu hari, Glade kedatangan seorang anak lagi. Tapi kali ini ada yang berbeda. Belum ada sebulan sejak Thomas datang, dan kali ini yang datang bukanlah laki-laki, tapi seorang gadis. Bersama gadis itu tidak ada kotak persediaan seperti biasa, tapi sebuah pesan bertuliskan bahwa dia adalah anak yang terakhir datang ke Glade. Anehnya, gadis itu sebelum koma beberapa hari, sempat memanggil nama Thomas. Saat gadis itu terbangun, ia ingat namanya adalah Teresa (Kaya Scodelario).

Adegan berganti. Kali ini Alby akan ikut masuk ke dalam labirin bersama dengan Minho (Ki Hong Lee), ketua Runner. Padahal Alby bukanlah seorang Runner. Saat matahari tenggelam, mereka berdua belum juga kembali, tapi dari ujung jalan labirin ternyata Alby telah tersengat Grievers dan Minho sedang tergopoh-gopoh memapah tubuh Alby yang tak sadarkan diri. Sementara pintu labirin sudah mulai menutup. Thomas yang tidak kuat melihat pemandangan dua temannya, nekat masuk ke dalam labirin dan terpaksa bermalam di dalam labirin bersama dengan Minho dan Alby yang masih pingsan.

Di dalam labirin mereka menggantung tubuh Alby di dinding. Tapi ada seekor Grievers yang mendekat. Thomas dan Minho berlari menyelamatkan diri. Thomas memancing Grievers mengikuti larinya dan Grievers itu pun mati terjepit dinding labirin yang sedang berubah bentuk itu. Mereka berdua berhasil selamat dan berhasil membawa pulang Alby.

Setelah kejadian itu, Minho pun menjadikan Thomas Runner. Dan Thomas dengan senang hati menerimanya. Mereka menjelajahi labirin bersama dengan anggota Runner yang lain menuju ke bangkai Grievers yang terjepit. Disana ada sebuah batang logam yang ditanam di tubuh Grievers. Logam itu mengeluarkan sebuah bunyi yang kadang kuat kadang lemah. Minho dan Thomas mengikuti arah bunyi logam itu yang berujung pada sebuah pintu dimana Grievers masuk ke dalam labirin. Tapi mereka percaya, kalau itu adalah jalan keluar untuk mereka.



Beberapa hari kemudaian Alby terbangun berkat suntikan obat dari kantong celana Teresa. Yang aneh, Alby tidak banyak bicara dan lebih sering menangis. Saat bertemu Thomas, ia menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Setelah disengat, ternyata membawa efek bagi korbannya untuk bisa mengingat kembali sebagian memori mereka.

Selanjutnya, hal yang paling tidak biasa pun terjadi. Matahari sudah terbenam, tetapi pintu labirin tidak juga menutup. Justru semua pintu labirim terbuka dan para Grievers memasuki Glade dan menyerang siapapun. Gally (Will Poulter) menyalahkan Thomas-lah yang menjadi penyebab para Grievers menyerang mereka. Itu karena Thomas telah membunuh salah satu dari mereka. Thomas pun nekat menyengatkan racun Grievers pada tubuhnya sendiri agar ia dapat mengingat apa yang diingat oleh para korban yang lain.

Thomas bekerja pada sebuah laboratorium bersama Teresa. Ia menghapus ingatan para remaja yang nantinya akan dibawa ke Glade. Ia memantau perkembangan mereka selama di Glade. Labirin itu adalah sebuah tes pertahanan hidup bagi mereka.

Gally akan mengusir Thomas ke dalam labirin. Tapi Minho, Alby, Teresa, Newt (Thomas Brody-Sangster), dan Chuck (Blake Cooper) setuju untuk masuk ke dalam labirin dan mencari jalan keluar dari Glade dan labirin itu sendiri. Mereka bersama dengan beerapa orang lainnya mulai berlari menuju ke pintu yang ditunjukan oleh logam itu. Walaupun banyak Grievers yang berdatangan dan banyak pula dari mereka yang mati, akhirnya mereka bebas dari labirin.

The Maze Runner hadir membawa cerita bertema distopia. Dan tidak hanya satu, The Maze Runner akan hadir dalam sekuel trilogi. 



This entry was posted in

Rabu, 10 September 2014

Delmora The Ocean's Princess : Bab 3 (Lawan Tersayang)

Delmora The Ocean’s Princess







Created By:
Safitri Tsa’niyah






 Bab 3
Lawan Tersayang
Pagi-pagi sekali ship berpenumpang Oliver berlabuh di dermaga dekat pondok vila-ku dan ibu besoknya. Baiklah, Oliver hanya akan disini seharian. Dan aku tidak boleh berbuat mencurigakan. Satu-satunya harapanku adalah, semoga ayahku tidak muncul begitu saja dari lautan.
“Halo sayang.” Sapa Oliver seraya mengecup keningku.
“Hai.” Balasku.
“Ayo kita masuk dulu. Ibu sudah buatkan sarapan untuk kita.” Lalu kami berdua masuk ke pondok.
“Hai Oliver. Liburanmu menyenangkan? Bagaimana nilai raport-mu kemarin? Memuaskan?” Tanya ibuku begitu melihat batang hidung Oliver.
“Ibu, tenanglah. Dia baru saja tiba. Biarkan dia bernafas.” Ucapku.
“Baik Tante. Masih seperti biasa. Tidak terkalahkan.” Jawab Oliver sambil nyengir-nyengir memperlihatkan deretan gigi depannya yang bersih dan rapi.
“Yaudah, sekarang kalian sarapan dulu. Baru nanti main-main lagi di pantai. Kalau boleh, di dasar laut.” Ucap Ibuku.
Seperti ada yang menekan tombol mute pada kami bertiga, diam aneh langsung menyusul. Untuk Oliver, mungkin kalimat terakhir ibuku hanya candaan, tapi entah mengapa itu tidak membuatnya tertawa. Dan bagiku, itu bisa saja membuatku harus menjelaskan banyak hal pada Oliver.
“Baiklah, ibu mau mandi dulu. Kalian makanlah yang banyak.” Ucap Ibu seraya menghilang di balik pintu kamar mandi.
“Well, Ibumu tidak banyak berubah. Apa nilai raport-mu memuaskannya?” Tanya Oliver.
“Ya, kurasa begitu.” Jawabku.
“Dan, dimana ayahmu?” Tanya Oliver.
DEG. Ayahku? Aku tak mungkin bilang kalau dia mungkin sedang makan rumput laut atau apa di dasar sana. Atau aku bilang kalau ikan badut dalam toples di sudut itu adalah ayah Dylan.
Oliver masih menunggu jawabanku.
“Emm.. dia kerja.” Jawabku ragu.
“Sekarang dia sudah dapat pekerjaan?”
“Ya, memang sih masih belum tetap. Tapi lumayan juga.”
“Ibumu tidak masuk kerja?”
“Dia ambil cuti untuk menemaniku berlibur.”
“Perfect. Aku harap salah satu orang tuaku bisa seperti itu.” Ucap Oliver yang membuatku merasa kasihan.
Ibu kandung Oliver sudah meninggal saat melahirkanya. Dan tak lama setelah itu, ayahnya juga meninggal dunia, ia tinggal bersama neneknya yang juga sudah tua dan ditinggal kakeknya dua tahun lalu. Satu-satunya penghasilan bulanan mereka berdua adalah uang pensiun Kakeknya. Untungnya Oliver bukan cowok yang malas dan gengsi. Setiap pagi ia bekerja mengantar koran dengan sepedanya.
Aku hampir saja menyuruhnya berlibur denganku sampai tahun ajaran baru dimulai. Dan dengan begitu, aku tidak akan bisa berlatih lagi bersama Ayahku. Aku hanya tersenyum.
“Aku sayang kamu, Oliver.” Ucapku.
Oliver membalasnya dengan senyuman paling manis yang dimilikinya. Dia memang punya wajah yang amat tampan. Sampai-sampai di sekolah ia dijuluki memiliki ketampanan seorang Dewa. Dewa? Tapi bukan hanya itu yang membuatku menyukainya. Ia pribadi yang baik, mudah bergaul, percaya diri dan bijaksana. Ia juga seorang ketua OSIS di sekolahku. Otaknya juga tidak hanya penuh dengan kebaikan, ia tak pernah melepas predikat peringkat satu di sekolah. Semakin kuceritakan kelebihannya, aku semakin merasa iri. Tapi ada satu hal yang paling ia takutkan. Laba-laba.
==
Hari ini aku menghabiskan sebagian besar waktu di pantai bersama Oliver. Kembali ke pondok hanya untuk makan atau mengambil camilan saja. Kami memang sering menghabiskan waktu bersama. Tapi semakin sering kami bersama-sama, itu semakin bagus kan?
Semua tampak indah dan normal sampai waktu hampir menunjukan waktunya Oliver pulang. Dan sesuatu yang tak kuinginkan pun terjadi.
Ayahku datang dengan wujud orang tua. Tapi aku tetap bisa mengenalinya dengan baik. Karena aku melihat cahaya hijau disekujur tubuhnya. Aku tidak tahu apakah Oliver melihat hal yang sama. Tapi ayahku bilang, yang bisa melihat tanda-tanda Dewa hanyalah Dewa atau anak-anak Dewa.
Aku dan Oliver sedang duduk di sebuah batu karang di tepi pantai. Lalu pertanyaanku terjawab begitu Oliver bertanya padaku.
“Delmora, apa kau lihat laki-laki yang disana itu?” Tanyanya sambil menunjuk ke arah laki-laki tua—ayahku.
“Kenapa?” Gumamku.
“Dia tampak, bercahaya.” Jelas Oliver dengan sedikit bingung.
“Tentu saja dia bercahaya. Matahari sedang sangat panas sekarang ini.” Aku berusaha membelokan pandangannya.
“Bukan. Dia bercahaya hijau terang. Bukan matahari.” Ucap Oliver lagi.
“Kau pasti bercanda, sayang. Mana mungkin ada orang yang bisa bercahaya hijau?”
“Tapi itu yang kulihat.”
“Kau pasti mulai lelah dan kehausan. Ayo kita minta dibuatkan es. Ibu pasti akan senang hati membuatkannya.”
Lalu kami bangkit dari karang itu dan menuju pondok. Ayahku hanya menatapku lembut. Tapi aku merasa ia tidak terlalu suka pada Oliver. Apa semua Ayah mempunyai sifat sama yang membenci anak laki-laki?
==
“Kau lebih dari yang kukira, Delmora.” Ucap Poseidon.
Hari ini aku kembali ke dasar laut. Memulai pelajaranku yang kedua. Tapi begitu kami tiba di aula istana, ayahku berbalik memandangku dengan mimik wajah yang sangat sulit ditebak. Campuran antara senang, gelisah dan khawatir.
“Apa maksudmu?” Tanyaku.
“Kau sudah bertemu dengannya.” Jawab Poseidon tenang.
“Dengan siapa?” Tanyaku.
“Anak dewa yang akan kau lawan.”
“Siapa maksud ayah?”
“Laki-laki yang kemarin mengunjungimu dan bermain di pantai.”
“Oliver?”
“Kau kenal baik dia, kan?”
“Tapi apa maksudmu ‘anak dewa yang akan kulawan’? kau tidak berpikir kalau salah satu orang tua Oliver adalah dewa, kan?”
“Tepat sekali.” Gumam Poseidon. “Dia bisa melihatku.”
“Tapi itu tidak berarti apapun, Yah.” Aku mencoba mengelakkan berita mengejutkan ini.
“Apa kau tidak pernah bertanya-tanya mengapa cowok setampan dan seberani dia takut pada Laba-laba?”
“Dia bilang karena laba-laba hewan menjijikkan yang kakinya banyak.”
“Bukan. Tapi karena laba-laba punya dendam dengan Ibunya. Bisa kau tebak siapa dia?”
“Ayolah Yah, aku kan tidak tahu cerita dewa-dewi Yunani.”
“Baiklah. Temanmu yang bernama Oliver itu putra Dewi Athena.”
“Dewi Athena?”
“Dewi perang dan kebijaksanaan.” Jelas Poseidon. “Sayangnya saat ini suasana hatinya sedang tidak enak. Terutama pada ayah.”
“Kenapa dia membenci ayah?”
“Karena ayah pernah melakukan kesalahan.”
“Apa?”
“Emm.. sebenarnya sulit untuk menceritakan permasalahanku dengan Athena. Lebih baik kau baca sendiri kisahnya. Itu sudah terjadi cukup lama.”
“Kau tahu aku tidak suka membaca, Yah.”
“Bahkan untuk mengetahui sejarah ayahmu?”
“Yah.”
“Baiklah.” Nada suara Ayahku berubah menjadi gugup dan sedikit ragu-ragu. “Begini ceritanya, dulu sekali aku punya seorang kekasih.”
“Lalu?”
“Aku berkencan di kuil Parthenon milik Athena.”
“Apa yang buruk?”
“Kau tau, cara berkencanku dulu tidak sama seperti ketika kau menghabiskan waktu dengan cowok bernama Oliver.”
“Kau berdosa.”
“Dewa tidak begitu baik, Delmora.”
“Biar kutebak. Emm,, pasti Athena marah padamu, kan?”
“Bukan main dia marah padaku. Dia mengutuk pacarku menjadi monster. Padahal ia dulunya adalah wanita yang sangat cantik.” Poseidon memandang jauh seperti mengenang.
“Lalu apa hubungannya dengan laba-laba? Apa dia mengutuk pacarmu menjadi laba-laba?”
“Tidak tidak. Itu beda cerita lagi. Intinya aku dan Athena sampai sekarang tidaklah berteman baik. Jadi rasanya sangat janggal kalau kau akur dengan putra Athena. Apalagi sampai saling menyayangi.”
“Tapi, Yah.”
“Aku tidak menginginkan ini, Delmora. Tapi kau harus mengerti. Saat akan dilahirkan, Athena diramalkan bisa menggulingkan Zeus, Ayah dari para Dewa. Dan itu bukanlah tanggungan yang kecil untuk dewa-dewa yang lain.”
“Kau takut padanya?”
“Tidak bisa disebut takut. Aku hanya merasa bersalah.”
“Tidakkah kau pernah meminta maaf padanya?”
“Dia tidak mungkin memaafkanku.”
“Kalian para Dewa, benar-benar keras kepala.”



Previous:
Bab 2 (Pelatihan)
Next:
Bab 4 (Masalah Dengan Air?)

Kamis, 04 September 2014

LUCY

Tadinya sih gak kepengen nonton film ini, tapi karena pusing dan penat banget sama kantor, akhirnya gue pun terpaksa nyari penyegaran otak dengan nonton film tentang otak. Duh.

Sebenernya gue disuruh ngirit nonton sama nyokap. Tapi tetep aja yang namanya hobi mah. Dan akhirnya gue pun nonton tanpa bilang dan tanpa temen. Gue nyebut ini sih 'me time' gue. Tapi mungkin bagi mereka egois.


Oke, film yang disutradarai oleh Luc Besson ini menyabet Scarlett Johansson sebagai tokoh utamanya yang bernama Lucy. Berlatar di kota Taipei, adegan pertama dibuka dengan pertengkaran kecil antara Lucy dengan pacarnya Richard (Pilou Asbæk) di depan sebuah hotel. Richard memaksa Lucy untuk mau mengantarkan koper kepada Mr. Jang (Min-sik Choi). Tugas yang tadinya terdengar sederhana menjadi sangat menyiksa karena Lucy harus melihat Richard mati ditangan anak buah Mr. Jang.

Lucy ditawarkan sebuah pekerjaan mengantarkan kembali isi di koper dari Richard yang ternyata adalah narkoba jenis baru. Tapi ia menolak, terpaksa ia dipukuli sampai pingsan. Dan ketika sadar kembali, ia menemukan perutnya ada bekas jahitan. Mr. Jang menaruh satu bungkus narkoba jenis CPH4 di bawah ususnya. Dan ia harus mengantarnya ke suatu negara di Eropa. Tapi ketika sedang menunggu keberangkatan, Lucy harus dipukul beberapa kali di bagian perutnya karena ia tidak mau berhubungan dengan salah seorang anak buah Mr. Jang.

Disinilah terjadinya. narkoba itu bungkusnya bocor dan tubuh Lucy pun menyerap sekitar 500 gram narkoba CPH4 itu. Ia mulai bereaksi kehilangan kesadaran atas tubuhnya. Dan pada akhirnya ia sadar lagi, ia bisa merasakan segala hal. Ia merasa lebih kuat dari biasanya. Ia tidak merasa takut, senang, sedih, ataupun sakit. Sedikit demi sedikit sifat manusianya mulai hilang. Ia kabur dari Mr. Jang dan anak buahnya.


Setelah mengeluarkan sisa narkoba yang ada pada tubuhnya, Lucy menemui Profesor Norman (Morgan Freeman) yang sedang melakukan riset tentang kinerja otak manusia. Ia memberitahu bahwa dirinya bisa meningkatkan volume otak aktif dari yang rata-rata 10% menjadi 20%, dan selalu meningkat tiap detiknya. Sampai saat itu, kemampuan Lucy sudah mencapai ia bisa mengendalikan benda, hewan, manusia lain dan alat elektronik seperti TV, Radio, Handphone, bahkan sistem metabolismenya sendiri. Ia juga bisa mengganti warna rambutnya sendiri.


Plot selanjutnya, Lucy menelpon polisi Perancis Pierre Del Rio (Amr Waked) untuk menangkap tiga orang pengirim lagi di tiga negara yang berbeda yaitu Berlin, Roma, dan Italia. Lucy menemui Profesor Norman dan rekan-rekannya untuk membantu riset mereka mengenai bagaimana jika seseorang menggunakan 100% dari kapasitas otaknya. Tapi Prof Norman mengatakan itu akan membunuh dirinya sendiri. Tapi Lucy tidak berubah pikiran, karena ia harus mewariskan pengetahuan yang ada pada dirinya. Ia pun membuat komputer dari perlengkapan elektronik yang ada di laboratorium dengan tubuhnya sendiri.

Sementara itu, Mr. Jang dan anak buahnya masih mengejar Lucy dan ingin membunuhnya. Namun terlambat, ketika Mr. Jang mencapai Lucy, Lucy sudah mencapai 100% kapasitas otaknya dan menghilang. Mr. Jang pun mati ditembak oleh Del Rio.

Komputer buatan Lucy menghasilkan sebuah flashdisk dan komputer itu pun hilang juga.
Saat Del Rio bertanya dimana Lucy, ia melihat ada sebuah pesan di handphone nya. bertuliskan: "I'm Everywhere."--aku ada dimana saja.

Dan begitulah.
Buat yang suka pengetahuan dan Sci-fi, film ini bagus buat ditonton. Tapi untuk yang punya kapasitas kinerja otak dibawah 10%--eh, jangan deh. Pusing loh. haha, ngga-ngga, bercanda.

Menurut gue, film ini emang bener-bener nyampurin aspek action movie dan sci-fi. Karena selama nonton, gambar akan berganti-ganti ke adegan film dan fact-fact tentang pengetahuan.

Tapi setelah selesai nonton film sampe ke ending, gue ngambil kesimpulan yang ngga mainstream. Ya, menurut gue, sebab dari manusia ngga bisa menggunakan 100% kapasitas otaknya adalah, karena yang bisa cuma Tuhan. Bener deh, setelah denger Lucy bilang dia ada dimana-mana, gue ngerasa itu sama aja sama sifat Tuhan. Belum lagi waktu Lucy bisa mengingat memori masa bayinya, dunia waktu tahun 80-an, jaman dinosaurus, sampe pas tata surya baru mau kebentuk. Ini sama aja kayak dia adalah Tuhannya. Tapi ya, namanya juga fiksi lah ya. This is just my opinion. Tapi, film ini tetep wajib diperhitungkan untuk ditonton akhir pekan ini.



This entry was posted in

Senin, 25 Agustus 2014

Guardian of the Galaxy | 2014

Kamaren gue sempetin buat nonton satu lagi film garapan marvel yang katanya kocak. Sebelumnya gue nonton film TMNT yang juga berunsur kocak. Jadi gue agak mengira film ini ingin mengulang kesuksesan film super hero kocak. Walaupun in fact, kedua film tadi digarap oleh unit production yang berbeda.

Gue nonton film ini di jam terakhir. And guess what, gue duduk di barisan paling depan!!! OMG, emang banyak banget sih peminatnya, apalagi gue nonton di Friday Night. Padahal udah sengaja nyari bioskop yang biasanya sepi. Oke. Daripada ngeluhin soal bangku yang gak bakal kelar sampe HUT RI 70, mending kita bahas SPOILER film ini. And I apologize for the late post.


Adegan pertama dibuka dengan meninggal dunianya Ibu dari tokoh utama kita Peter James Quill (Chris Pratt). Lalu disusul dengan penculikan Quill kecil (Wyatt Oleff) oleh sebuah pesawat luar angkasa. Lalu latar berganti menjadi 20 tahun kemudian saat Quill dewasa sedang menyusuri sebuah planet bernama Morag untuk mencari barang-barang bekas. Dari sini saja, kelucuan sudah dimulai. Karena tingkah laku Quill yang menjuluki dirinya sendiri dengan julukan Star-Lord yang spontanitas dan lucu. Sambil mendengarkan musik dan berjoget-joget.

Di planet itu, Quill menemukan sebuah bola bernama orb. Tapi ia tidak tahu apa kegunaan dari orb itu sendiri. Baru saja memegang orb, tiba-tiba Quill dikepung oleh beberapa anak buah Ronan (Lee Pace), penjahat galaxy kelas 1. Namun Quill berhasil mengelak dari kejaran mereka  dan ia menuju ke Nova, semacam ibu kota di tata surya. Disanalah Quill ingin menjual orb itu. Tapi langsung ditolak karena pemilik toko tidak mau berurusan dengan Ronan.
Groot dan Rocket


Setelah tahu anak buahnya tidak berhasil mengambil orb, Ronan mengirim Gamora (Zoe Saldana), anak Thanos sekutunya dan anak buahnya.

Di sisi lain, muncullah Rocket (Bradley Cooper) dan Groot (Vin Diesel) yang menginginkan Quill untuk mendapatkan uang (atau mereka menyebutnya unit) dari pemerintah Nova yang sedang menjadikan Quill sebagai buronan karena memiliki orb. Mulailah Quill menjadi perebutan antara Gamora, Rocket dan Groot, dan pemerintah Nova.

Perkelahian mereka membuat Nova menjadi berantakan. Akhirnya mereka dimasukan ke penjara.
Di dalam penjara, Gamora sudah hampir mati dibunuh tahanan lain yang dendam padanya karena dia adalah salah satu anak buah Ronan yang sudah merenggut banyak nyawa. Disanalah mereka bertemu dengan Drax The Destroyer (Dave Bautista) yang sangat dendam pada Ronan karena telah membunuh anak dan istrinya. Namun atas bujukan dari Quill, akhirnya Drax melepaskan Gamora.

Rocket yang sudah 22 kali berhasil lari dari penjara pun merencanakan pelarian lagi bersama Groot, Quill dan Gamora. Namun akhirnya Drax ikut bersama mereka karena telah membantu sebagian rencananya.
Mereka pergi ke pasar gelap untuk menjual orb. Tapi begitu tahu kegunaannya, mereka mengurungkan niat dan berniat membawa orb itu ke Nova untuk diamankan karena kekuatannya terlalu besar.

Drax yang sangat ingin bertemu dan membunuh Ronan akhirnya memanggil Ronan ke pasar gelap dengan iming-iming orb. Alih-alih berhasil membunuh Ronan, orb pun malah berpindah tangan ke Ronan.

Banyak perdebatan dan perkelahian diantara mereka berlima. Tapi pada akhirnya mereka pun serius untuk bekerja sama menyelamatkan Nova dan seluruh galaxy tata surya. Mereka akhirnya sepakat untuk berteman dan sedia mati bersama teman mereka.

Yondu (yang biru)
Pada usaha mereka berlima melawan Ronan, mereka dibantu dengan Yondu Udonta (Michael Roocker), ayah angkat Quill yang menculiknya sewaktu kecil dulu, dan pemerintah Nova.

Groot mengorbankan diri membuat tameng dari tubuhnya untuk melindungi temannya yang lain dan membuatnya tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri.

Quill pun bisa memegang orb yang harusnya sudah menghancurkan tubuhnya. Lalu ia membunuh Ronan dengan kekuatan orb itu. Akhirnya, mereka berhasil mengalahkan Ronan dengan satu orang dari mereka harus mati untuk menyelamatkan yang lain.

Di akhir, perdana mentri Nova (Glenn Close) memberitahu bahwa sebenarnya Quill bukanlah manusia bumi. Ayahnya adalah seorang alien yang sudah sangat langka. Itu yang membuatnya bisa bertahan memegang orb.
Walaupun Groot harus mati, tanpa diduga, ternyata ia bisa tumbuh lagi lewat salah satu potong batang kayunya yang di tanam oleh Rocket di dalam pot. Yang lucu dari Groot adalah, dia hanya bisa berkata: I am Groot. Dan tampang polosnya bisa membuat kita semua tertawa-tawa.

Film ini juga tidak mengandung adegan dewasa. Film ini lebih banyak menonjolkan cinta dan kasih sayang kepada teman dan persahabatan.

Buat gue, film super hero kocak pertama garapan marvel ini SUKSES!!




This entry was posted in

Jumat, 22 Agustus 2014

Shake it Off - Taylor Swift

Di sela kesibukannya syuting untuk film The Giver yang udah ditunggu-tunggu di seluruh dunia, Taylor Swift tidak lupa akan profesinya sebagai Penyanyi yang digandrungi banyak penggemar. Ia baru saja merilis Single barunya yang berjudul Shake it Off dari album terbarunya bertajuk 1989. Dalam Album ini, Tay menampilkan genre baru dalam sejarah musiknya. Ia resmi meninggalkan genre country dan mulai merambah ke pop girly pada albumnya ini.

Pada video klip single Shake it Off ini, Tay tampil konyol dan lucu. Lagu ini didedikasikan untuk para haters nya. dan menurut gue Lirik nya brilian banget..
Check Out!!


"Shake It Off"
I stay out too late
Got nothing in my brain
That's what people say, mmm-mmm
That's what people say, mmm-mmm

I go on to many dates [chuckle]
But I can't make 'em stay
At least that's what people say, mmm-mmm
That's what people say, mmm-mmm

But I just keep on cruising
Can't stop, won't stop moving
It's like I got this music
In my mind
Singing, "It's gonna be alright."

'Cause the players gonna play, play, play, play, play
And the haters gonna hate, hate, hate, hate, hate
Baby, I'm just gonna shake, shake, shake, shake, shake
I shake it off, I shake it off
Heart-breakers gonna break, break, break, break, break
And the fakers gonna fake, fake, fake, fake, fake
Baby, I'm just gonna shake, shake, shake, shake, shake
I shake it off, I shake it off

I never miss a beat
I'm lightning on my feet
And that's what they don't see, mmm-mmm
And that's what they don't see, mmm-mmm

I'm dancing on my own (dancing on my own)
I make the moves up as I go (moves up as I go)
And that's what they don't know, mmm-mmm
And that's what they don't know, mmm-mmm

But I just keep on cruising
Can't stop, won't stop grooving
It's like I got this music
In my mind
Singing, "It's gonna be alright."

'Cause the players gonna play, play, play, play, play
And the haters gonna hate, hate, hate, hate, hate
Baby, I'm just gonna shake, shake, shake, shake, shake
I shake it off, I shake it off
Heart-breakers gonna break, break, break, break, break
And the fakers gonna fake, fake, fake, fake, fake
Baby, I'm just gonna shake, shake, shake, shake, shake
I shake it off, I shake it off

Shake it off, I shake it off,
I, I, I shake it off, I shake it off,
I, I, I shake it off, I shake it off,
I, I, I shake it off, I shake it off

Hey, hey, hey
Just think while you've been getting down and about the liars and the dirty, dirty cheats of the world,
You could've been getting down to this sick beats

My ex-man brought his new girlfriend
She's like "Oh, my god, I'm just gonna shake."
And to the fella over there with the hella good hair
Won't you come on over, baby? We can shake, shake, shake

Yeah

'Cause the players gonna play, play, play, play, play
And the haters gonna hate, hate, hate, hate, hate
I'm just gonna shake, shake, shake, shake, shake
I shake it off, I shake it off
Heart-breakers gonna break, break, break, break, break
And the fakers gonna fake, fake, fake, fake, fake
Baby, I'm just gonna shake, shake, shake, shake, shake
I shake it off, I shake it off

Shake it off, I shake it off,
I, I, I shake it off, I shake it off,
I, I, I shake it off, I shake it off
I, I, I shake it off, I shake it off

Shake it off, I shake it off,
I, I, I shake it off, I shake it off,
I, I, I shake it off, I shake it off,
I, I, I shake it off, I shake it off

Shake it off, I shake it off,
I, I, I shake it off, I shake it off,
I, I, I shake it off, I shake it off,
I, I, I shake it off, I shake it off


Kamis, 21 Agustus 2014

Sparks Project Feat Alex Goot & Against The Current


Buat para penggemar Alex Goot dan Against The Current, gak boleh tenang nih. Soalnya tanggal 27 Agustus  2014 nanti, mereka akan konser di Jakarta! OMG! Penasaran kan liat aksi Alex Goot, Chrissy Costanza, Daniel Gow, dan William Ferri secara live yang selama ini nongol di YouTube?

Kalo gue sih banget!!!
Sayangnya gue juga ngga ada persiapan untuk beli tiket, dan memaksa gue lagi-lagi menahan rasa kesel karena ngga bisa nonton mereka.

Buat yang pengen nonton mereka, bisa nih beli tiket lewat online disini
Jangan lupa share juga ya.
Stage Konser Alex Goot nanti

Rabu, 13 Agustus 2014

Paramore

Band yang vocalist-nya selalu tampil nyentrik dan unik (terutama dibagian rambut) ini bermarkas di Franklin Tennessee Amerika dan terbentuk pada tahun 2004. Mengalami beberapa kali pergantian personel, band yang menamai dirinya “Paramore” ini telah sukses mengeluarkan tiga album studio dan satu album live.


Anggota Tetap                  : Hayley Williams >> Vokal, Piano (2004 – sekarang)
                                                Jeremy Davis >> Bass (2004, 2005 – sekarang)
                                                Taylor York >> Gitar, Glockenspiel, Perkusi (2009 – sekarang)

Anggota Tour                   : Jon Howard >> Gitar Rhythm, Keyboard, Backing Vokal (2010 – sekarang)
                                                Justin York >> Gitar Lead, Backing Vokal (2010 – sekarang)
                                                Ilan Rubin >> Drum (2012 – sekarang)

Mantan Anggota              : Josh Farro >> Gitar, Backing Vokal (2004 – 2010)
                                                Zac Farro >> Drum, Perkusi (2004 – 2010)
                                                Hunter Lamb >> Gitar Rhythm (2005 – 2007)
                                                Jason Bynum >> Gitar Rhythm (2005 – 2007)
                                                John Hembree >> Bass (2005)

Matan Anggota Tour         : Josh Freese >> Drum (2010 – 2011)
                                                Jason Pierce >> Drum (2011 – 2012)
                                                Hayden Scott >> Drum (2012)


                Album pertama Paramore dirilis pada 2005 berjudul All We Know Is Falling telah berhasil mentenarkan nama Paramore sebagai salah satu band rock asal Amerika. Mereka mengeluarkan beberapa single: Pressure, Emergency, dan All We Know.

                Pada tahun 2007 band Paramore kembali merilis album mereka yang kedua berjudul Riot!. Mengeluarkan 4 single Misery Business, Hallelujah, Crushcrushcrush, dan That’s What You Get pada saat personel mereka beranggotakan Hayley Williams, Jeremy Davis, dan Farro bersaudara (Josh&Zac).

                Album ketiga mereka di tahun 2009 berjudul Brand New Eyes. Diantara ketiga album Paramore, album ketiga inilah yang masih menjadi favorit gue. Di album ini mereka mengeluarkan single Ignorance, Brick By Boring Brick, The Only Exception, Careful, dan Playing God.

                Mereka juga berhasil mengeluarkan album live-nya yang berjudul The Final Riot!. Album ini berisi dokumenter “40 Days of Riot!”. Menampilkan band saat konser live menyanyikan lagu mereka di album-album sebelumnya.

                Selain menyanyikan lagu-lagu dari album-album mereka, Paramore juga pernah menulis lagu berjudul Decode untuk soundtrack  film Twilight.

                Dan belakangan ini Paramore baru saja meluncurkan single terbarunya yang berjudul Still Into You. Vocalist-nya, Hayley Williams bekerja sama dengan DJ Zedd (Anton Zaslavski) dalam proyek featuring di lagu berjudul Stay The Night yang bergenre dance song.


Salam Persahabatan Parawhore >> Paranesia

SAFI^












Still Into You

Can't count the years on one hand
That we've been together
I need the other one to hold you
Make you feel make you feel better
It's not a walk in the park to love each other
But when our fingers interlock
Can't deny can't deny you're worth it

Cause after all this time
I'm still into you

I should be over all the butterflies
But I'm into you (I'm into you)
And baby even on our worst nights
I'm into you (I'm into you)
Let 'em wonder how we got this far
Cause I don't really need to wonder at all
Yeah after all this time
I'm still into you

Recount the night that I first met your mother
And on the drive back to my house
I told you that I told you that I loved ya
You felt the weight of the world fall off your shoulder
And to your favourite song
We sang along to the start of forever

And after all this time
I'm still into you

I should be over all the butterflies
But I'm into you (I'm into you)
And baby even on our worst nights
I'm into you (I'm into you)
Let 'em wonder how we got this far
Cause I don't really need to wonder at all
Yeah after all this time
I'm still into you

Some things just some things just make sense and one of those is you and I
Some things just some things just make sense and even after all this time
I'm into you
Baby not a day goes by that I'm not into you

I should be over all the butterflies
But I'm into you (I'm into you)
And baby even on our worst nights
I'm into you (I'm into you)
Let 'em wonder how we got this far
Cause I don't really need to wonder at all
Yeah after all this time
I'm still into you
I'm still into you
I'm still into you

Avril Lavigne

Lala Lalalala Lala Lalala
I like your smile
I like your vibe
I like your style
But that’s not why i love you ...
Lo pasti tau siapa pemilik suara yang melantunkan lagu romance ini..

Yuppss!! Avril Lavigne.

Pemilik nama asli Avril Ramona Lavigne ini adalah penyanyi asal Kanada bergenre punk-rock yang telah mengeluarkan lima album dan banyak single. Setelah menikah dengan pentolan band Nickelback, Chad Kroeger pada Juni 2013 lalu, cewek yang lahir 27 September 29 tahun lalu ini lebih sering tampil feminin dan mulai berani tampil "anggun" dengan melepas atribut rocker-nya.

Album-album:

Album pertamanya dirilis pada tahun 2002 bertajuk “Let go”. Saat itu Avril berusia 17 tahun dan dengan ciri khas dasi-nya, ia berhasil mentenarkan namanya melalui beberapa single. Complicated adalah single pertama Avril Lavigne. Disusul dengan dikeluarkannya single Sk8ter Boi, I’m With You, Losing Grip, dan Mobile yang juga temasuk daftar lagu-lagunya di album sulungnya, Let go.

Pada tahun 2004 Avril merilis lagi album keduanya yang bertajuk “Under My Skin” yang berhasil mengeluarkan single Don’t Tell Me, My Happy Ending, Nobody’s Home, He Wasn’t, dan Fall To Pieces.

Selang beberapa tahun Avril kembali merilis album ketiga pada 2007 yang lebih menampilkan kesan Pinky, dari album sebelumnya yang lebih terlihat Grey dan Dark. Bertajuk “The Best Damn Thing”, di album ini Avril mengeluarkan single Girlfriend, When You’re Gone, Hot, dan The Best Damn Thing.

Setelah itu ia kembali merilis album keempatnya yang bertajuk “Goodbye Lullaby” pada 2011 dengan single What The Hell, Smile, I love You, 4 Real, Black Star, dan Wish You Were Here.

Dan album terbarunya yang kini memperlihatkan perubahan dari seorang Avril Lavigne diberi tajuk sesuai dengan namanya sendiri yaitu “Avril Lavigne” (2013). Dengan beberapa single yang sudah sedikit berbeda dari genre di album-album sebelumnya. Rock n Roll, Here’s To Never Growing Up, 17, Bitchin’ Summer, Let Me Go feat. Chad Kroeger, dan Give What You Like.

Selain mengeluarkan album-album di atas, Avril Lavigne pun pernah beberapa kali mengisi soundtrack film Eragon dengan single Keep Holding On, Alice in Wonderland, dengan lagu berjudul Alice, dan film  One Piece Film: Z dengan lagu cover berjudul Bad Reputation dan How You Remind Me.




Let ‘em know that we’re still Rock n’ Roll

Salam Little Black Stars!!



SAFI^





Senin, 11 Agustus 2014

Arkadi Zaslavski



Arkadi Zaslavski

Ada yang pernah denger nama ini? Kalo di postingan sebelumnya gue udah pernah membahas saudaranya (Anton Zaslavski), kali ini gue tertarik menulis tentang cowok yang cakepnya ngga beda jauh sama Zedd ini.

Zedd (kiri), Arkadi Zaslavski (kanan)


Awalnya Arkadi bersama dengan beberapa orang lainnya termasuk Zedd membentuk sebuah band pada tahun 2002 yang diberi nama Dioramic. Dengan formasi Arkadi Zaslavski pada vokal dan gitar, Jochen Müller pada bass dan vokal, Fabian Geib pada keyboard dan vokal, dan Anton Zaslavski pada drum dan perkusi, band ini masih tetep eksis sampe sekarang walaupun ngga banyak yang tau.
Mirip yaa!!!



Ngga banyak yang gue dapet dari hasil browsing tentang Arkadi Zaslavski di google, sempet kecewa juga sih. Tapi emang dia ini kurang terkenal juga. Gue aja ngga bisa nemuin biodata bahkan tanggal lahirnya.

Yang mau tau banyak tentang Arkadi Zaslavski, silakan follow akun twitternya di: @ArkadiZaslavski atau akun instagramnya: Arkadi Zaslavski

Foto ini gue ambil dari akun twitter @Zedd